Loading...
Loading...
A Soldier's Story

A story about a soldier who finally came home after going to war. Before returning home, he stayed at a military base in the capital. He called his parents to tell the news.

"Mom and Dad, I'm going home, but I ask for help, I have a friend I want to bring him home with me." Said the son.
"Sure," they replied, "we want to meet him."
"There's something you have to know," the son continued, "he was badly wounded in battle, he stepped on a mine and lost his arm and leg, he has nowhere else to go, and I want him to stay with us."
"It's unfortunate. We might help him find another place to live."
"No, Mom and Dad, I want him to stay with us."
"Son," said the father, "you do not know what you are asking, such a handicapped person will be a terrible burden to us, we have our own lives to live, and we can not let such things interfere with our lives. you should just go home and forget about your friend. He will find a way to live on his own."

Cerpen Bahasa Inggris, Cerpen Cinta Bahasa Inggris, Cerpen Romantis Bahasa Inggris, Cerpen Sedih Bahasa Inggris, Cerpen Bahasa Inggris dan Arti, Cerpen Bahasa Inggris dan Terjemahan.
Cerpen Bahasa Inggris A Soldier's Story | www.belajarbahasainggris.us

At that moment, the son hung up the phone. Parents heared nothing from him. A few days later, they received a call from a military base. They were told that their son died after falling from a building. Police believed it was suicide.

The parents were very shocked and sad. They went directly to the capital and headed to the military base. The police who handled the case advised them to go to the morgue to identify the bodies of their son. They recognize their son's face, but they also find something they do not know, their son had only one hand and one leg.

Arti/Terjemahan:

Sebuah Cerita Tentara

Sebuah cerita tentang seorang tentara yang akhirnya pulang ke rumah setelah pergi berperang. Sebelum pulang ke rumah, dia tinggal di pangkalan militer yang terdapat di Ibu Kota. Dia menelepon orang tuanya untuk memberi kabar orang tuannya. 

"Ibu dan Ayah, saya akan pulang, tapi saya minta tolong. Saya punya teman yang ingin saya bawa pulang dengan saya." Kata si anak. 
"Tentu," jawab mereka, "kami ingin bertemu dengannya."
"Ada sesuatu yang harus kalian ketahui," lanjut si anak, "dia terluka parah dalam pertempuran. Dia menginjak ranjau dan kehilangan lengan dan kakinya. Dia tidak punya tempat lain untuk pulang, dan saya ingin dia tinggal bersama kita."
"Sungguh malang nasibnya. Mungkin kita bisa membantunya menemukan tempat tinggal yang lain."
"Tidak, Bu dan Yah, saya ingin dia tinggal bersama kita."
"Nak," kata sang ayah, "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Orang cacat seperti itu akan menjadi beban yang mengerikan bagi kita. Kita memiliki hidup kita sendiri untuk hidup, dan kita tidak bisa membiarkan hal seperti ini mengganggu hidup kita. Kupikir sebaiknya kamu pulang saja dan lupakan temen kamu itu. Dia akan menemukan cara untuk hidup sendiri. "

Pada saat itu, si anak menutup telepon. Orang tua tidak mendengar apa-apa lagi darinya. Beberapa hari kemudian, mereka menerima telepon dari pangkalan militer. Mereka diberthau bahwa anak mereka meninggal setelah jatuh dari sebuah bangunan. Polisi yakin itu bunuh diri.

Kedua orang tua tentara tersebut sangat kaget dan sedih. Mereka langsung pergi ke Ibu Kota dan menuju ke pangkalan militer. Polisi yang menangani kasus itu menyarankan mereka untuk pergi ke kamar mayat untuk mengidentifikasi mayat anak mereka. Mereka mengenali wajah anaknya, tapi mereka juga menemukan sesuatu yang tidak mereka kenal, putra mereka hanya memiliki satu tangan dan satu kaki.

BACA JUGA: Kumpulan Cerpen Bahasa Inggris dan Artinya

Demikianlah Cerpen Bahasa Inggris yang berjudul 'A Soldier Story', semoga bermanfaat dan menjadi media belajar bahasa Inggris yang menarik dan menyenangkan. Apabila ada kesalahan baik berupa penulisan, tata bahasa, dan terjemahan, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. Terima kasih...
Loading...

1 comments:

Posting Komentar