Loading...
Loading...
Contoh Discussion Text ~ Pada awal pemerintahan yang baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedah mengatakan akan mencanangkan penggunaan tablet bagi seluruh siswa di Indonesia. Perkataan tersebut pun menuai pro dan kontra di antara masyarakat. Ada yang beranggapan bahwa penggunaan tablet itu akan sangat bermanfaat. Tidak sedikit pula yang beranggapan tablet itu kurang bermanfaat. Nah, pada kesempatan kali ini Media Belajar Bahasa Inggris akan menghadirkan sebuah Contoh Discussion Text tentang “Tablets vs Books”. Semoga dari contoh berikut, sobat bisa lebih paham lagi tentang apa itu discussion text dan cara membuatnya. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

Tablets vs Books

Fast development of modern technologies such as computer, cell phone and tablets bring many advantages in human life. Almost every sector such as work, entertainment, and education are now depending on technology. In educational sector, for example, there is a policy to use tablets to replace textbooks. This policy makes a major debate among society. Some people agree that tablets will make teaching-learning process better but some other thinks not.

Among those who agree, tablets bring some benefits. First, tablets help students learn more material faster. Technology-based instruction can reduce the time students take to reach a learning objective by 30-80%, according to the US Department of Education and studies by the National Training and Simulation Association. Second, tablets can hold hundreds of textbooks on one device, plus homework, quizzes, and other files, eliminating the need for physical storage of books and classroom materials. The average tablet contains anywhere from 8 to 64 gigabytes (GB) of storage space. Third, tablets contain many technological features that cannot be found in print textbooks. Tablets give users the ability to highlight and edit text and write notes without ruining a textbook for the next user. Tablets have a search function, a backlighting option to read in low light, and a built-in dictionary. Interactive diagrams, games and videos increase student creativity, motivation, attentiveness, and engagement with classroom activities. 

In other hand, people who disagree with the use of tablets point out several reasons. First, handheld technological devices including tablets are associated with a range of health problems. Handhelds contribute to Computer Vision Syndrome, which causes eyestrain, headaches, blurred vision, and dry eyes, according to the American Optometric Association. Second, using tablets is more expensive than using print textbooks. School will require purchasing hardware (the tablet) and software (the textbooks), building new wi-fi infrastructure, and training teachers and administrators how to use the technology. A broken tablet also requires an experienced technician to fix, which can be costly and time-consuming. Plus, tablets constantly need charging, increasing electricity demands on schools and the need for new electrical outlets. Third, tablets have too many distractions for classroom use. Students may pay attention to apps, email, games, and websites instead of their teachers. Tablets also enable students to cheat on schoolwork. Students can easily avoid reading and analyzing texts on their own because they can quickly look up passages in an e-textbook and search for answers on the internet.

In conclusion, tablets indeed bring so many advantages in education especially in teaching learning process. However, we must see the other factors whether tablets are suitable to be used in educational institution now or later. We cannot deny that tablets are so expensive with its entire means of support. It is not fair if we allocate the entire budget to tablets while there are so many schools which need more important facilities such as school buildings, classrooms, libraries, clean toilets, and so forth.

Contoh Discussion Text : Tablet vs Buku | www.belajarbahasainggris.us

Terjemahan:

Tablet vs Buku

Perkembangan cepat teknologi modern seperti komputer, ponsel dan tablet membawa banyak keuntungan dalam kehidupan manusia. Hampir setiap sektor seperti pekerjaan, hiburan, dan pendidikan sekarang tergantung pada teknologi. Di sektor pendidikan, misalnya, ada suatu kebijakan untuk menggunakan tablet untuk menggantikan buku pelajaran. Kebijakan ini menimbulkan perdebatan besar di antara masyarakat. Beberapa orang setuju bahwa tablet akan membuat proses belajar-mengajar lebih baik tetapi beberapa lainnya berpikir tidak.

Di antara mereka yang setuju, tablet membawa berbagai manfaat. Pertama, tablet membantu siswa untuk belajar lebih banyak materi pelajaran cepat. Teknologi berbasi instruksi dapat mengurangi waktu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran 30-80%, menurut US Department of Education and studies by the National Training and Simulation Association. Kedua, tablet dapat menyimpan ratusan buku pelajaran pada satu perangkat, ditambah dengan pekerjaan rumah, kuis, dan file lainnya, menghilangkan kebutuhan untuk penyimpanan buku cetak dan materi kelas lainnya. Rata-rata tablet memiliki daya simpan 8-64 gigabyte (GB). Ketiga, tablet mengandung banyak fitur teknologi yang tidak dapat ditemukan dalam buku teks cetak. Tablet memberikan pengguna kemampuan untuk mengaris bawahi dan mengedit teks dan menulis catatan tanpa merusak buku untuk pengguna berikutnya. Tablet memiliki fungsi pencarian, pilihan backlighting untuk membaca dalam cahaya rendah, dan kamus. Diagram interaktif, permainan dan video pada tablet juga meningkatkan kreativitas siswa, motivasi, perhatian, dan keterlibatan dengan kegiatan kelas. 

Di sisi lain, orang yang tidak setuju dengan penggunaan tablet menunjukkan beberapa alasan. Pertama, perangkat teknologi genggam termasuk tablet berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan. Perangkat teknologi genggam berkontribusi pada Computer Vision Syndrome, yang menyebabkan kelelahan mata, sakit kepala, penglihatan kabur, dan mata kering, menurut American Optometric Association. Kedua, menggunakan tablet lebih mahal daripada menggunakan buku pelajaran cetak. Sekolah akan memerlukan pembelian hardware (tablet) dan perangkat lunak (ebook), membangun infrastruktur wi-fi baru, dan pelatihan guru dan administrator bagaimana menggunakan teknologi. Tablet yang rusak juga membutuhkan teknisi berpengalaman untuk memperbaiki, yang dapat memakan biaya mahal dan memakan waktu. Ditambah lagi, tablet terus-menerus perlu pengisian, meningkatnya permintaan listrik di sekolah dan kebutuhan untuk outlet listrik baru. Ketiga, tablet memiliki terlalu banyak pengalihan untuk penggunaan di dalam kelas. Siswa nantinya hanya memperhatikan aplikasi, email, game, dan website bukan guru mereka. Tablet juga memungkinkan siswa untuk menyontek di sekolah. Siswa dapat dengan mudah menghindari membaca dan menganalisis teks karena mereka dapat dengan cepat mencari bagian dalam sebuah e-book dan mencari jawaban di internet.

Kesimpulannya, tablet memang membawa begitu banyak keuntungan dalam pendidikan terutama dalam proses belajar mengajar. Namun, kita harus melihat faktor-faktor lain apakah tablet cocok untuk digunakan di lembaga pendidikan sekarang atau nanti. Kita tidak dapat menyangkal bahwa tablet begitu mahal dengan seluruh perangkat dukungannya. Ini tidak adil jika kita mengalokasikan seluruh anggaran untuk tablet sementara ada begitu banyak sekolah yang membutuhkan fasilitas yang lebih penting seperti gedung sekolah, ruang kelas, perpustakaan, toilet bersih, dan sebagainya.

Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan membaca artikel di atas tentang Contoh Discussion TextTablet Vs Books”, semoga bisa bermanfaat dan tentunya dapat menambah pengetahuan sobat sekalian tentang discussion text. Apabila ada diantara sobat sekalian yang menemukan suatu kesalahan baik berupa penulisan maupun isi dari artikel di atas, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. Jangan lupa like dan share juga ya. ^^English is Fun^^

Lihat juga penjelasan lengkap dan contoh lainnya dari Discussion Text, di sini.

Loading...

1 comments :